Minggu, 12 November 2017

RANGKUMAN MATERI JURNALISTIK ONLINE



Jurnalistik atau jurnalisme adalah kegiatan mencari, mengola, dan menyebarluaskan berita pada khalayak.
Perbedaan Berita dan Informasi:
Berita adalah informasi yang penting atau informasi yang ditujukan banyak orang. Berita memiliki nilai berita. Sedangkan Informasi hanya untuk sekedar mengetahui, tidak memiliki nilai berita.
Ada enam nilai berita yang harus diperhatikan:
  1. Penting.
  2. Fakta atau Faktual.
  3. Aktual atau Cepat.
  4. Menarik.
  5. Magnitude atau Dampak.
  6. Proximity atau Kedekatan
Jurnalisme online konvergen bersifat menuju satu titik pertemuan atau bersifat memusat.

PERBEDAAN JURNALISME


CETAK
ELEKTRONIK
ONLINE
SOURCE
Bersifat Melembaga
Bersifat Melembaga
lembaga/individu
MESSAGE
Lokal; bisa jadi rujukan; akurat
Lokal, nasional, internasional; tidak terdokumentasikan lengkap; aktual; kurang akurat
Lokal, nasional, internasional; tidak terdokumentasikan lengkap; aktual; kurang akurat
CHANNEL
Tulis/cetak
audio / audio visual
konvergen
RECEIVER
Luas
Luas
Luas; dapat memilih konten yang diinginkan

Media Konvensional :

Rapat redaksi > Wartawan (wawancara narasumber) > Editor (proses edit) > Redaktur (menentukan berita layak NAIK atau tidak)

Media Online : sangat bergantung dengan kualitas teknis (skill) (5W1H, dapat gunakan kamera &gadget) dan etika (more, kode Erik) wartawan nya. Karena tak melewati rapat redaktur, dan kontrol proses edit oleh editor.

Dewan pers : Lembaga yang Mengontrol dan mengatur perilaku jurnalis dan lembaga pers

Fungsi : menjadikan pers yang demokratis, pers yang berwibawa, melahirkan para jurnalis yang memiliki kompetensi dan taat dengan aturan yang ada

Mengeluarkan SKW: Sertifikat Kompetensi Wartawan

BERITA HARUS OBYEKTIF (Tidak berat sebelah, tidak memihak).

BERIMBANG (Harus mewawancarai kedua belah pihak).

KARAKTER MEDIA ONLINE
  • IMMEDIACY (Aktual) : Kecepatan penyampaian informasi (tiap menit bahkan detik) berita dapat diposting.
  • MULTIPLE PARGINATION (Halaman yang bisa DIBUKA tidak hanya satu).
  • MULTIMEDIA : Gabungan teks gambar dan grafis sekaligus.
  • FLEXIBILITY DELIVERY PLATFORM : Wartawan bisa tulis berita kapan saja, dimana saja. 
  • ARCHIVEING : dapat dilaksanakan kapanpun, terarsipkan berdasarkan kanal atau kategori. 
  • RELATIONSHIP WITH READER : Kontak dengan pembaca yang langsung dapat dilakukan melalui kanal komentar dsb.

GEERASI DIGITAL
media sosial adalah platform media yang memfokuskan pada eksistensi pengguna, yang memfasilitasi mereka dalam beraktifitas maupun berkolaborasi.
media siber adalah segala bentuk media yang menggunakan wanaha internet dalam melaksanakan kegiatan jurnalistik. Tidak semua media siber merupakan media sosial.

Karakteristik media sosial :
1.      Jaringan/ network : bersifat terhubung dengan orang orang.
2.      Informasi: semua pengguna dapat memproduksi konten.
3.      Arsip / Archieve : akan tetap ada sampai dihapus.
4.      Interaktif : muncul respon respon dari antarhubungan.
5.      Simulasi sosial : sosmed punya keunikan, apa yang ditampilkan berbeda dengan. realitas yang ada (menampilkan realitas semu).
6.      Konten oleh pengguna : pengguna tidak pasif, bisa memproduksi konten sendiri.

Ada 6 Kategori Pembagian Media Sosial :
  1. Media jejaring sosial (social networking). 
  2. Jurnal Online/ Blog.
  3. Jurnal Online sederhana / Microblogging.
  4. Media berbagi /media sharing.
  5. Pendanda sosial/social marking.
  6. Media konten bersama / Wiki.
Budaya POP di media sosial :
  1. Mim (Meme), digunakan untuk pengungkapan emosi/ekspresi berbentuk gambar dari pengguna.
  2. Swafoto (potret diri/selfie) : upaya representasi diri di medsos, pengguna menunjukkan keterbukaan diri di medsos,merupaka bentuk rasisme digital.
  3. Fans Culture (budaya penggemar), mengacu pada proses pencarian terhadap tokoh/sesuatu yang digemari.

Senin, 23 Oktober 2017

JURNALISTIK ONLINE MENJADI TEMA JURNALISTIK FAIR USAHID 2017


Dua minggu lalu, selasa, 10 oktober 2017 Fakultas Komunikasi Universitas Sahid Jakarta mengadakan kegiatan Jurnalistik Fair. Kegiatan ini berupa seminar yang diselenggarakan di aula lantai 8 gedung Universitas.


Jurnalistik Fair sendiri merupakan salah satu program kerja dari Himpunan Mahasiswa Jurnalistik Universitas Sahid yang selalu di selenggarakan setiap satu tahun sekali. Tiap tahun memiliki tema yang berbeda, tahun ini tema yang diangkat cukup  menarik untuk di bahas dalam sebuah seminar. Temanya adalah “Jurnalistik Online”. Kenapa menarik?, karena tema ini di dasarkan dari perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, serta ketertarikan masyarakat saat ini.

Berbicara seminar, pasti ada pembicaranya. Pembicara pada seminar ini merupakan orang – orang yang sudah mengudara dalam menekuni jurnalistik online. Pembicara pertama ada Bang Anggi dari liputan6.com dan yang kedua ada Bang Rais dari Goal.com.

Bang Anggi menjelaskan lebih dalam tentang manfaat dari media online yang merupakan wadah pemberi informasi cepat untuk masyarakat. Sedangkan Bang Rais lebih menjelaskan tentang menjalankan bisnis media online agar tetap exist dan menarik pembaca lebih banyak lagi.

Tak hanya seminar, Jurnalistik Fair 2017 juga mengadakan kompetisi menulis berita online. Instagram dipilih sebagai wadah untuk kompetisi ini, karena dinilai sebagai salah satu media sosial yang banyak dipakai oleh anak muda saat ini. Setiap peserta hanya perlu mengunggah foto dengan caption tentang berita yang berkaitan dengan foto tersebut.